Polsek Tolangohula Bubarkan Hiburan Jaranan ( Kuda Kepang ) Karena Melanggar Prokes.

Limboto – Kepolisian Sektor Tolangohula Polres Gorontalo membubarkan hiburan jaranan (Kuda Kepang) di wilayah Desa Prima Kecamatan Asparaga Kabupaten Gorontalo karena melanggar Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19, Selasa (29/12/2020) Jam 21.00 wita.

Acara Dalam Rangka Hajatan Resepsi Khitanan anak dari salah satu warga tersebut terpaksa dibubarkan oleh Pihak Polsek Tolangohula karena telah mendatangkan Kerumunan masyarakat yg cukup besar, tdk memakai masker dan membuat arus lalu lintas disekitar lokasi terhambat/macet.

Kapolres Gorontalo AKBP Ade Permana, SIK, MH melalui Kapolsek Tolangohula IPTU Rais Panrita yang turun langsung dilapangan mengungkapkan bahwa Pembubaran Tersebut dilakukan Berdasarkan pada Maklumat Bapak Kapolri Nomor : Mak / 04 / XII / 2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Libur Natal Dan Tahun Baru 2021, mengingat saat ini pandemi covid-19 belum berakhir.

“kami dari Polsek langsung mendatangi pihak tuan rumah dan menyampaikan secara humanis bahwa dimasa pandemi covid-19 yang belum berkahir ini, dan sesuai dengan edaran Maklumat Bapak Kapolri tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan, tidak diperkenankan melakukan kegiatan yang mengundang orang banyak apalagi tidak mengikuti protokol kesehatan Pencegahan covid-19 seperti menjaga jarak, menyediakan tempat cuci tangan, serta memakai masker” ungkap IPTU Rais.

Warga yang berada di badan jalan saat menyaksikan kegiatan

Selain itu, melalui pengeras suara yang berada dilokasi kegiatan, IPTU Rais menyampaikan kepada warga untuk segera membubarkan diri dan kembali kerumah masing-masing, dan tetap memakai masker yang merupakan bagian dari protokol kesehatan.

“untuk warga yang berada di lokasi, kami juga mengarahkan untuk segera membubarkan diri dan pulang kerumah masing-masing dengan tetap mematuhi Protokol kesehatan yakni memakai masker dan menjaga jarak.” Jelasnya.

“alhamdulillah, setelah pihak tuan rumah dan warga mendengar apa yang sudah kita sampaikan, mereka memakluminya dan tidak lagi meneruskan kegiatan serta warga langsung membubarkan diri dan pulang kerumah masing-masing” tutup IPTU Rias.

 

 

Penulis     :  Desry

Editor       :  RR Katili

Publish     :  Desry