Polsek Pulubala Datangi TKP Penemuan Mayat di Lokasi Para Pekerja Kandang Ayam Di Desa Pulubala.

resgorontalo.gorontalo.polri.go.id – Kepolisian Sektor Pulubala Polres Gorontalo mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat di lokasi tempat tinggal para pekerja bangunan kandang ayam di Desa Pulubala Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo, Kamis (29/09/2022).

Kapolri

Kapolres Gorontalo AKBP Dadang Wijaya, SIK, MM melalui Kapolsek Pulubala Ipda Nirwan Damopoli, SH menuturkan bahwa mayat yang setelah dilakukan identifitasi tersebut, berjenis kelamin laki-laki, Inisial FFL alias Fitra (28), warga Desa Duminanga Kecamatan Helumo Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Provinsi Sulawesi Utara, pertama kali ditemukan oleh rekannya Iron Gaib (24) yang pada saat itu sekitar jam 12.05 wita pulang istirahat jam kerja siang, kemudian menuju kamar, dan  pada saat itu  melihat koraban sedang berbaring di tempat tidurnya dalam keadaan tidak bergerak serta sudah tidak bernafas.

Melihat hal itu, kemudian Iron Gaib memanggil rekannya yang lain Saudara Sahrula, dan memberitahukan kondisi korban, dan kemudian Saudara Sahrula memegang tangan korban yang dingin dan sudah tidak bernafas.

Ipda Nirwan juga memaparkan bahwa sehari sebelumnya rabu (28/09), korban masih bekerja. Namun pada kamis (29/09) pagi, korban tidak bekerja dan memberitahukan kepada rekan sesama pekerja lainnya bahwa kondisinya tidak sehat dan memerlukan istirahat.

“kami dari pihak Polsek Pulubala, saat ini mengamankan status Quo tempat ditemukannya korban, membuat Surat Permintaan Visum Et Repertum dan mengumpulkan bahan keterangan di lokasi” jelas Ipda Nirwan.

Kapolsek juga menginformasikan bahwa saat ini pihak keluarga menolak untuk dilakukan Autopsi Jenazah dengan membuat Surat Pernyataan Penolakan Autopsi, serta akan membawa jenazah korban ke kampung halamannya diwilayah Bolaang Mongondow Selatan.

“untuk korban, saat ini akan langsung dibawa oleh pihak keluarga ke kampung halamannya diwilayah Bolmong Selatan, serta pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat penolakan Autopsi” tambahnya.

 

 

Penulis   :    Yolanda

Editor     :    RR Katili

Publish   :    Yolanda