Kapolres Gorontalo Pimpin Apel Gabungan Kesiapan Pengamanan Tradisi Lebaran Ketupat.

Limboto – Kepala Kepolisian Resor Gorontalo AKBP Ahmad Pardomuan, SIK, MH memimpin langsung Apel Gabungan Kesiapan pengamanan Tradisi Lebaran Ketupat yang bertempat di Lapangan Apel Polres, Minggu (08/05/2022) Jam 08.15 wita.

Kapolri

Walaupun dari pihak Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten Gorontalo tidak menggelar kegiatan Ketupat, namun dengan adanya kebijakan pemerintah terkait kelonggaran aktifitas masyarakat ditengah pandemic Covid-19 dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan, bisa dipastikan kegiatan tradisi lebaran ketupat tahun ini akan dipadati oleh masyarakat.

Demi memastikan agar berjalan tertib, aman dan lancar, Sekitar 404 personil gabungan mulai dari Personil Polres, Polsek hingga Personil Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Gorontalo (Direktorat Samapta, Direktorat Lalu Lintas, Satuan Brimob), TNI Kodim 1314 Gorontalo Utara, serta unsur Terkait (Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dilingkungan Kabupaten Gorontalo dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, AKBP Ahmad menyampaikan, bahwa personil yang dilibatkan pada kegiatan ini, sudah dibagi sesuai dengan Surat Perintah (Sprint), mulai dari mengamankan jalur sepanjang 16 km (dari patung Berdoa Limboto, hingga bundaran patung Habibie Tibawa), melakukan Patroli Mobile untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas  baik pada malam tradisi lebaran ketupat maupun pada besok hari pelaksanaan (09/05/22).

“untuk pengamanan jalur mulai dari patung berdoa Limboto sampai bundaran patung Habibie Tibawa, setiap jarak 1 km, akan ditempatkan personil untuk melakukan Strong Point dalam rangka mengantisipasi kendaraan yang akan diparkir dipinggir jalan, serta mengarahkan pemiliknya untuk memarkirkan kendaraan dihalaman rumah maupun ditempat yang disediakan, sehingga tidak menganggu kendaraan baik dalam maupun luar kota yang melintasi di jalur trans tersebut” ujar AKBP Ahmad.

bilamana terjadi kemacetan, maka sesuai garis komando, Kapolres selaku penanggung jawab dilapangan akan melaporkan kepada Direktur Lalu Lintas selaku Kepala Satuan Tugas Operasi Daerah (Kasatgas Opsda) dan diteruskan kepada Kapolda Gorontalo, sehingga akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas.

“kegiatan yang kita laksanakan ini, seluruhnya terkendali sesuai dengan garis komando. sehingganya, bilamana terjadi kemacetan ataupun macet Total (Stagnan) kendaraan, maka, selaku penanggung dilapangan, kami (Kapolres.red) akan melaporkan kepada Dir Lantas dan diteruskan ke Kapolda Gorontalo, sehingga dilakukan rekayasa arus lalu lintas yaitu meliputi one way Traffic (jalur satu arah) maupun contra flow (mengubah arus kendaraan), dimana cara bertindaknya sudah disimulasikan melalui Tactical Floor Game (TFG) yang kami paparkan dihadapan Bapak Kapolda Gorontalo” jelasnya.

Harapan dari Bapak Kapolres, dari kegiatan ini,  terkait tindak pidana dapat diminimalisir dan tindakan yang dilakukan terhadap lancarnya arus lalu lintas dapat dikendalikan dengan baik.

“harapan pimpinan, terkait tidak pidana dalam kegiatan ini, dapat diminimalisir. serta terciptanya arus lalu lintas yang tertib, lancar dan baik” harap Kapolres Gorontalo.

 

 

 

Penulis   :    Desry

Editor     :    RR Katili

Publish   :    Desry